SocialData untuk Adnkronos, Meloni penuh dengan sebutan di web – Libero Quotidiano

Admin


Roma, 8 Juni (Adnkronos) – Pemilu Eropa tahun 2024 sekali lagi menunjukkan peran mendasar media sosial dalam pembentukan konsensus. Hal ini terungkap dari riset yang dilakukan SocialData khusus untuk Adnkronos tentang percakapan sosial selama sebulan terakhir.

Giorgia Meloni muncul sebagai pemimpin yang paling banyak disebut dan dibicarakan di media sosial. Dengan 41 ribu sebutan, yang mewakili 27% dari total topik pemilu Eropa, Meloni secara signifikan menjauhkan dirinya dari para pesaingnya. Elly Schlein, dengan 11% penyebutan, memposisikan dirinya sebagai sosok yang sangat terpolarisasi (0,76 dari 1).

Meskipun jumlah penyebutannya tinggi, indeks polarisasinya termasuk yang tertinggi, menunjukkan perbedaan yang kuat dalam opini pengguna. Polarisasi ini juga terlihat dalam analisis demografi penyebutan (62% laki-laki, 38% perempuan). (lanjutan)

Matteo Salvini dan Giuseppe Conte, meski bukan kandidat, terus memainkan peran penting dalam debat pemilu. Salvini mengumpulkan 10% dari total sebutan, sementara Conte mengumpulkan 6,7%. Kedua pemimpin tersebut menunjukkan indeks polarisasi yang tinggi, yang menunjukkan reaksi masyarakat yang kontras (0,78 Salvini, 0,77 Conte).

Matteo Renzi dan Carlo Calenda adalah pemimpin yang paling banyak dikutip oleh masyarakat perempuan: 46% perempuan yang berbicara mengenai isu-isu Eropa mengutip mantan perdana menteri, diikuti oleh 42% dari Calenda dan 41% dari Giorgia Meloni. Di antara perempuan yang paling sedikit dikutip adalah Giuseppe Conte (36%) dan Elly Schlein (38%).

Fokus kemudian dilakukan pada kandidat non-pemimpin yang paling banyak dikutip di media sosial. Di posisi pertama Roberto Vannacci mengumpulkan 5% dari total mention pada pemilu Eropa. Secara umum ia mendapat manfaat dari liputan media yang diterimanya selama seluruh kampanye pemilu. Disusul Ilaria Salis (1,8%), Emma Bonino (1,8%), Michele Santoro (1,2%), Ignazio Marino (1,1%), Dario Nardella (1%), Stefano Bonaccini (1%). (lanjutan)

“Ini adalah kampanye pemilu yang sangat terpolarisasi,” jelas Luca Ferlaino, mitra SocialData. “Kemampuan yang dimiliki oleh masing-masing pemimpin dalam melibatkan dan memobilisasi pemilihnya masing-masing akan sangat menentukan siapa yang akan memenangkan kompetisi pemilu ini”.

Source link

data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data