Adani Group, diduga melakukan penipuan pasokan batu bara

Admin

Raksasa komoditas India Adani Group diduga menjual batubara berkualitas rendah sebagai bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dan lebih mahal dalam transaksi dengan perusahaan listrik milik negara di India. Hal itu terungkap dari investigasi Financial Times yang berkesempatan melihat serangkaian dokumen yang diperoleh dari Proyek Pelaporan Kejahatan dan Korupsi Terorganisir (OCCRP).

Oleh karena itu, potensi dakwaan kejahatan terhadap lingkungan hidup ditambahkan ke dalam dakwaan korupsi konglomerat India. Faktanya, Adani mungkin secara curang memperoleh keuntungan yang sangat besar dengan mengorbankan kualitas udara, karena penggunaan batu bara berkualitas rendah untuk produksi energi berarti membakar lebih banyak bahan bakar.

Faktur yang dilihat Ft menunjukkan bahwa pada Januari 2014 Adani, konglomerat yang dipimpin oleh Priti Adani, seorang pengusaha yang sangat dekat dengan Presiden Narendra Modi, membeli batu bara kiriman Indonesia yang dilaporkan mengandung 3.500 kalori per kilogram. Muatan yang sama diduga dijual ke Perusahaan Pembangkitan dan Distribusi Tamil Nadu (Tangedco) sebagai batubara berkalori 6.000, salah satu kualitas terbaik. Adani tampaknya memperoleh pendapatan lebih dari dua kali lipat dalam proses tersebut, setelah dikurangi biaya transportasi. Ft juga menemukan dokumentasi 22 pengiriman lainnya pada tahun 2014 yang melibatkan pihak yang sama dengan total 1,5 juta ton batubara yang “diretouch” dengan logika yang sama.

Source link

data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data data